Melatih Anjing untuk Buang Air
-
1Kembangkan rutinitas latihannya. Untuk memulai latihan buang air, Anda harus membuat rutinitas latihannya. Anjing memerlukan rutinitas yang konsisten untuk mengetahui tempat buang air yang tepat. Penting untuk mulai mengajarkan anjing pergi keluar rumah ketika ia ingin buang air. Lakukan ini segera setelah Anda membawanya pulang. Bawalah anjing keluar rumah dengan jadwal tertentu setiap harinya: sebelum melakukan apa pun di pagi hari, setelah makan, setelah bermain, dan sebelum tidur.[1]
- Anak anjing harus dibawa keluar rumah setiap jam, juga segera setelah sesi makan, istirahat, dan bermain. Anda juga harus selalu membawanya keluar rumah sebelum ia melakukan apa pun di pagi hari, sebelum Anda dan dirinya pergi tidur di malam hari, dan sebelum Anda meninggalkannya sendirian dalam jangka waktu yang lama.
- Berilah makan pada waktu yang sama setiap hari sehingga Anda bisa memperkirakan kapan ia perlu dibawa keluar rumah.
- Anjing yang masih sangat kecil harus buang air sesering mungkin, minimal satu jam sekali. [2] Ini berarti Anda atau salah satu anggota keluarga harus siap mengeluarkan anjing dari rumah dalam intensitas sesering itu.
- Jika Anda tidak bisa melatih anjing untuk buang air sepanjang hari, penting sekali untuk mempekerjakan seseorang untuk melakukannya. Jika Anda tidak memulainya sedari dini, anjing perlu waktu lama untuk belajar tidak buang air di dalam rumah.
-
2Tarik perhatian anak anjing jika ia mencoba buang air di dalam rumah. Saat Anda sadar ia ingin buang air di dalam rumah, jangan bereaksi secara berlebihan dengan meneriaki atau menakutinya. Interupsi kegiatannya dengan menepukkan tangan. Lalu, angkat anjing atau minta ia segera mengikuti Anda dan bawa dirinya ke lokasi buang air yang biasa. Setelah ia selesai, berikan pujian.[3]
- Jika ia telanjur buang air di belakang sofa atau di tempat lain dalam rumah Anda, mendisiplinkannya dianggap sudah terlambat. Jangan paksa ia mencium lokasi tersebut; ia hanya akan bingung dan takut, serta tidak memahami apa yang Anda coba ajarkan padanya.
-
3Kurunglah anjing di bagian tertentu di rumah. Untuk beberapa bulan pertama, Anda perlu berhati-hati mengawasi anjing sehingga bisa membawanya keluar rumah segera setelah ia merasa ingin buang air. Jika pada awalnya Anda terlalu membebaskan ia berkeliaran di sekitar rumah, ia akan belajar buang air di mana saja ia mau dan Anda tidak akan selalu bisa menangkapnya.[4]
- Gunakan pintu bayi untuk membatasi area gerak anak anjing dalam rumah Anda. Contohnya, Anda bisa memasang pintu ini di bagian bawah tangga untuk mencegahnya naik ke lantai atas, atau memasang pintu di depan beberapa ruangan untuk membatasi ruang geraknya. Berikan ruang gerak yang lebih saat ia mulai mampu mengontrol kandung kemih dan organ pencernaannya.[5]
- Cobalah menggunakan tali kekang saat anak anjing Anda menyelidiki sebuah ruangan yang baru. Dengan demikian, kemungkinan anak anjing Anda untuk terkena masalah akan lebih kecil saat Anda memegang ujung tali kekangnya.
-
4Tentukan lokasi untuk buang air di luar rumah. Menciptakan lokasi yang diasosiasikan anjing dengan buang air akan membantunya untuk tidak buang air di dalam rumah. Ia akan mulai ingin pergi ke tempat tersebut untuk buang air dan akhirnya akan belajar menunggu sampai Anda membawanya ke tempat itu dan tidak buang air di dalam rumah.[6]
- Gunakan bahasa untuk memperkuat asosiasi anjing dengan lokasi buang airnya. Katakan “ke toilet” atau katakan saja “toilet” ketika Anda menurunkannya. Jangan gunakan kata-kata itu di sembarang tempat, gunakanlah hanya di lokasi buang air yang telah Anda tentukan.
- Banyak orang memilih sudut halaman yang terpencil, atau kadang-kadang sebuah tempat yang diberi pagar sebagai lokasi untuk buang air anjing. Jika Anda tidak memiliki halaman, pilihlah lokasi yang dekat dengan rumah atau apartemen Anda. Anda bisa memilih lokasi mana pun selama Anda selalu membawa anjing ke tempat yang sama setiap kali ia akan buang air.
- Membawanya ke tempat yang sama akan membuat anjing menghubungkan bau pada tempat tersebut dengan keinginan buang air. Bau-bauan bisa merangsang seekor anak anjing untuk buang air.
- Ketahuilah bahwa beberapa anak anjing akan segera buang air setelah berada di luar rumah, sementara lainnya mungkin akan berjalan-jalan sebentar sebelum buang air.
-
5Pujilah anjing jika melakukan tugasnya dengan baik. Ketika anjing berhasil buang air di tempat yang ditentukan, berikan pujian, belaian, pelukan, serta makanan kecil. Hal ini akan membantunya paham bahwa ia telah berperilaku dengan baik dan harus terus melanjutkan perilaku tersebut.[7]Janji imbalan akan mendorong anjing untuk melakukan kembali kebiasaan yang sama.
- Pujian dan makanan kecil harus segera diberikan pada anjing setelah ia buang air, yaitu saat ia berada di lokasi buang airnya. Jika Anda menunggu, ia akan mengasosiasikan pujian dengan hal lain.
- Tunggu hingga anjing menyelesaikan urusannya. Jika Anda memujinya sebelum ia buang air, ia akan bingung.
-
6Segera bersihkan kotorannya. Anak anjing terkadang akan mengalami "kecelakaan" dari waktu ke waktu, maka Anda harus segera membersihkan kotorannya. Melakukan hal ini akan membantu mencegah "kecelakaan" berikutnya.[8]
- Gunakan pembersih berbahan dasar enzim daripada amonia untuk membersihkan kotoran anjing. Pembersih yang mengandung amonia baunya sangat mirip dengan air seni, jadi anjing Anda mungkin menyalahartikannya sebagai aroma air seninya. Jika suatu area berbau pipis, anjing mungkin ingin buang air lagi di area tersebut.[9]
-
7Pertimbangkan untuk melatih anjing Anda menggunakan kandangnya. Kandang bisa membantu karena anjing tidak suka mengotori tempat tinggalnya. Kandang harus menjadi tempat yang aman bagi anjing untuk beristirahat saat ia stres atau tempat perlindungannya saat Anda tidak di rumah.[10]
- Pastikan kandangnya cukup besar agar ia bisa berdiri dan berbaring sambil merentangkan kaki. Jika kandang terlalu besar, maka ia mungkin memilih suatu sudut kandang sebagai tempat berbaringnya.
- Jangan gunakan kandang untuk menghukum anjing. Keluarkan anjing secara rutin untuk bermain atau berikan waktu untuk buang air.





0 komentar:
Posting Komentar